Langsung ke konten utama

Permenkaret Bikin Sehat ? Bukannya Bikin Gigi Keropos?


Siapa sih yang nggak kenal permen karet? Si imut yang punya banyak warna dan bentuk ini cukup mengiurkan. Dari yang warna merah, kuning, hijau, biru, jungga, ungu  dan masih banyak lagi serta dari bentuk kotak, lonjong, segitiga dan banyak lagi rasa ini sangat uuuuuummmmmm nyummy banget !! Tapi apakah kalian tahu ,ada hal unik saat kita sedang mengunyah permen karet. Tapi banyak orang tua melarang anaknya untuk memakan permen karet. Penyebabnya adalah RESIKO TERTELAN!!!!

Namun, bernarkah permen karet dapat membawa dampak sedemikian besar? Nah dalam pembahasan ini kita akan ulas tentang si imut ini.

Kalian perlu  tau, bahwa sejak zaman Yunani Kuno dan Indian Kuno. Mereka membuat permen karet dari getah pohon Mastic (pistacia Lentisucus) yang dicampur dengan sirup. Sedangkan permen karet yang beredar, dibuat dari geth pohon Chicle (manilkara Chicle) yang lebih kenal dan halus, dibandingkan getah pohon Mastic. Saat kita makan permen karet, pasti yang kita cari tidak lain dan tidak bukan adalah rasa manis yang terkandung di dalamnya, dan untuk dapat merasakannya kita harus mengunyahnya, saat kita mengunyah, mulut kita akan merangsang terbentuknya air ludah. Dan ternyata air ludah yang kita hasilkan itu sangat berguna untuk membersihkan gigi dari bakteri bakteri yang merusak. Namun, permen karet yang disarankan bukan sembarang permen karet loh!! Permen karet yang di sarankan adalah permen karet yang mengandung “Xylitol”. Karena pada xylitol dapat merangsang lebih banyak lagi air ludah yang dihasilkan, sehingga gigipun akan lebih terawat. Kandungan xylitol juga dapat mengurangi  resiko penyakit berbahaya, seperti gangguan hati dan diabetes.

Menurut Gil Leveille seorang ahli nutrisi dari Wrigley Science Institut (Chiango, Amerika Serikat) menyatakan bahwa, mengunyah permen karet dapat meningkatkan kinerja otak, hingga 40% WOW!!!!! Ngga nyangka kan? Hasil riset ini diperoleh berdasarkan hasil kerjasama dengan peneliti peneliti Jepang. Penelitian sederhana yang dilakukan di Inggris juga berhasil membuktikan, bahwa orang yang mengunyah permen karet waktu ujian berlangsung dapat memperoleh hasil yang lebih baik daripada orang yang tidak mengunyah permen karet. Sayangnya, karena murid murid banyak yang usil, takutnya di taruh di kursi temannya atau guru dan supaya lebih sopan tidak makan saat pelajaran sehingga ,kita tidak bisa membuktikan penelitian tersebut sendiri.

“Daya ingat mereka jadi lebih tajam, ini sangat masuk akal, karena dengan mengunyah permen karet aliran darah menuju otak menjadi lebih lancar! Sehingga kinerja otakpun meningkat” ungkap Leveille. WOW!!

Yang lebih WOW lagi dengan berbekal penelitian itu para peneliti kemudian berfikir lebih jauh laggi dan hasilnya OLALA!! Mereka menjadiknan permen karet sebagai obat WOW!! WOW!! WOW!!. Mereka berfikir jika permen karet dapat melancarkan aliran darah menuju otak, tentu aliran darah keseluruh tubuh juga akan menjadi lancar. Dengan demikian, kandungan obat yang dibubuhkan dalam permen karet pasti juga cepat  menyembuhkan. Penelitian ini dibuktikan pada tahun 1996 peneliti Denmark memberi permenkaret pada pasien alergi setelah minum obat, ternyata pasien yang makan permen karet setelah minum obat akan sembuh lebih cepat, dibandingkan pasien yang tidak makan permen karet setelah minum obat. Berkat penelitian itu  para ahlipun  akan mengembangkan obat dari permenkaret untuk sakit kepala, flu, batuk dan lainnya. Bahkan pengembangannya akan menciptakan permen karet untuk pengidap sakit asma. Namun, peredaran obat ini di pasaran mungkin masih lama lagi. Karena masih harus diuji secara klinis, tapi saat ini permenkaret sebagai penghilang kantuk telah beredar.

Permen karet yang diberi nama Stay Alert ini dikembangkan oleh peneliti dari Walter Reed Army Institute Of  Research (WRAIR) di kota Silverspring, Negara bagian Maryland, Amerika Serikat.kandungan kafein dalam permen setara dengan segelas kopi kental. “Umumnya para prajurit baru merasakan kasiat kopi yang mereka minum sekitar satu jam setelah minum. Namun khasiat satu Stay Alert akan berlangsung terasa setelah beberapa menit” kata Gary Kamimori seorang peneliti kejiwaan. Seorang prajurit harus dan sangat membutuhkan tenaga yang extra dan kesiagaan yang penuh,terutama dalam medan perang , dan Stay Alert dapat membuat prajurit tidak tidur atau dalam keadaan sadar selama 72 jam nonstop WOW!!!!

Permen karet merupakan benda yang tahan dalam situasi dingin atau panas, dan ia juga menyatakan bahwa ia akan segera memasarkan perme karet Stay Alert kepada masyarakat terutama pada pekerja malam seperti supir truk, supir ambulan, dokter dan lainnya.

Namun di balik semua segi positif yang diungkapkannya, tentu ada sisi negatifnya. Pendapat yang bertentangan dituturkan seorang pemerhati kesehatan masyarakat bernama Gayl Canfield dari Longevity Cenyter & Spa, di kota Aventura,  Negara bagian Florida (Amerika Serikat). “Tak perduli bagaimanapun kesehatan permen karet tapi tetap saja mengunyah untuk kesehatan bukan suatu hal yang dapat menjadi gaya hidup manusia” .

Nah permen karet itu WOW kan ? ternyata bayak kan rahasia dibaliknya. Tetapi tetap saja, betapa sebuah permen karet dapat menyehatkan kita pun  harus tetap hati hati. Sebuah benda selalu dapat diungkapkan sebagai pisau bermata dua,yang jika salah digunakan justru berbahaya. Begitu pula permen karet, terlalu sering dan banyak mengunyah permen karet dapat mengakibatkan cedera pada otot dan sendi leher selain itu juga dapat menyebabkab kelebihan vitamin dan kafein sehingga justru menjadi penyakit. Jadi bersikaplah bijaksana dalam mengunyah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertanyaanya adalah…

Belakangan ini aku sering sekali mempertanyakan banyak hal. Kebanyakan pertanyaan itu untuk diri sendiri. Seperti, sebenarnya tujuan aku hidup untuk apa? Apakah aku harus melakukan ini atau itu. Sering kali aku merasa pertanyaan itu begitu menekanku, hingga berulang kali selalu tersesat dalam pertanyaan “sebenarnya salahku apa?” Bukan untuk mengasihani diri sendiri, merasa tidak layak atau apapun, hanya saja banyak hal yang pada akhirnya pertanyaan yang banyak itu tersesat di sana. Pada saat orang lain bertanya apa mimpiku? Kadang aku terperangkap dalam ketakutan seperti; apakah aku layak? Apakah aku bisa? Hingga selalu berakhir dengan aku bahkan tidak ingin mempunyai mimpi. Aku takut jika suatu saat nanti aku tidak akan pernah dekat dengan mimpiku dan tidak akan pernah tergapai mimpi itu. Terdengar sangat ironi, dari kecil saat kita mulai menempuh pendidikan, guru-guru kita selalu membicarakan hal yang sama, seperti mimpilah setinggi langit, mimpilah sebanyak dan setinggi mungkin karn...

Angka Angka Merah Hitam ? Dari Mana Datangnya ?

Pernah lihat kalender kan? Nggak mungkin ngga pernah deh kayaknya ._. pasti semua tau apalagi kalau ada merah merahnya itu loh hahahaha Tapi ngomong ngomong pada tau ngga sih asal kalender itu dari mana? Dari pada search lagi di google mendingan kita bahas aja yuk... teng tong tengg Kalender.. kalau nyebut jadi keinget sama deretan angka hitam merah ya? xixixi sebenarnya kalender itu adalah sebuah sistem yang dibuat untuk mempermudah kita mengenali pergantian priode dari kesatuan jam (hari) dan kesatuan hari (minggu) atau kesatuan minggu (bulan) atau kesatuan nulan (tahun) dan lain sebagainya kalau diterusin panjang selesainya kapan? hehehe Nah sistem itu merupakan pedoman waktu baik yang lalu, sekarang atau masa depan nanti guys. misalnya aja nyatet tanggal lahir kalian (pasti semua pada punya tanggal lahir kan ya?) trus buat nyatet peringatan penting, pristiwa sejarah dan lain sebagainya. Asal usul kalender itu seperti ini guys... Para nenek moyang kita d...

Memulai Kembali: Bagian 1

  Hai! Rasanya sudah lama sekali, terakhir aku bercerita itu 7 tahun yang lalu, sebelum aku genap berusia 20 tahun. Rasanya agak aneh atau lebih tepatnya kagok ya ingin bercerita kembali. Terlalu banyak hal yang sudah lewat dan terjadi, rasanya jika aku tuangkan dalam sekali posting akan terlalu rumit dan panjang, aku akan mencoba membagikannya sedikit demi sedikit. Bagian 1: Pada siang hari seperti hari-hari biasanya, tiba-tiba seseorang mengingatkan aku “kamu gak mau nulis lagi?” Seketika aku teringat, jika aku sangat suka menulis, sebagian masa kecilku kala itu aku habiskan untuk menulis dan membaca buku. Cita-citaku yang dulunya menjadi penulispun sudah aku lupakan sejak lama. Siang itu juga aku obrak abrik arsip blogku yang sudah lama aku tinggalkan. Aku mencari nama blognya dan akhirnya aku temukan dengan banyak arsip yang bahkan belum sempat aku publikasikan. Tertulis arsip pada tahun 2013-2015 saat aku membacanya aku sedikit kaget “selama itukah aku melupakannya?” Aku masih...